Gaya Belajar

Tes Sekarang

Gaya belajar adalah cara yang lebih kita sukai dalam melakukan kegiatan berfikir, memproses dan mengerti suatu informasi. Ada berbagai macam gaya belajar, antara lain gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik.

Kondisi Keluarga

Tes Sekarang

Peranan lingkungan keluarga merupakan salah satu pilar dalam tri pusat pendidikan. Lingkungan keluarga adalah Pilar utama untuk membentuk baik buruknya pribadi manusia agar berkembang dengan baik dalam beretika, moral dan akhlaknya. Peran Keluarga dapat membentuk pola sikap dan pribadi anak, juga dapat menentukan proses pendidikan yang diperoleh anak, tidak hanya di sekolah akan tetapi semua faktor bisa dijadikan sumber pendidikan. Lingkungan keluarga juga dapat berperan menjadi sumber pengetahuan anak, juga dapat berpengaruh tehadap keberhasilan prestasi siswa.

Penjelasan 3 Macam Gaya Belajar

Berikut ini adalah tiga macam gaya belajar.

Visual

Gaya belajar visual menitikberatkan pada ketajaman penglihatan. Artinya, bukti-bukti konkret harus diperlihatkan terlebih dahulu agar mereka paham. Gaya belajar ini mengandalkan penglihatan atau melihat terlebih dahulu buktinya untuk kemudian bisa mempercayainya.

Karakteristik Gaya Belajar Visual :

  • Mudah mengingat detail gambar, bentuk, warna dan huruf.
  • Tertarik dengan buku bergambar, ilustrasi, foto, acara televisi, atau video.
  • Lebih mengingat apa yang dilihat dibandingkan dengan didengar.
  • Mampu membaca buku, jurnal, atau koran untuk menambah informasi.
  • Lebih suka membaca dari pada dibacakan.
  • Melihat atau membayangkan apa yang sedang dibicarakan.
  • Cenderung rapi pada penampilan, berbicara dengan cepat dan sering membuat coretan-coretan.
  • Teliti dan tidak mudah terganggu oleh suara keributan ketika sedang belajar.
  • Seringkali mengetahui apa yang harus dikatakan, tetapi tidak pandai memilih kata- kata.
  • Mempunyai masalah untuk mengingat instruksi verbal kecuali jika ditulis, dan sering kali minta bantuan orang untuk mengulanginya.

Auditori

Gaya belajar auditori paling baik menangkap informasi dengan mendengarkannya. Karakteristik model belajar seperti ini benar-benar menempatkan pendengaran sebagai alat utama menyerap informasi atau pengetahuan. Artinya, kita harus mendengar lalu bisa mengingat dan memahami informasi itu.

Karakteristik Gaya Belajar Auditori :

  • Berbicara kepada diri sendiri saat bekerja.
  • Mudah terganggu oleh keributan.
  • Saat membaca senang menggerakkan bibir atau sambil mengeluarkan suara.
  • Merasa kesulitan untuk menulis, namun hebat dalam bercerita.
  • Sering membutuhkan penjelasan mengenai sesuatu secara lisan.
  • Mudah mengingat lagu atau cerita.
  • Mudah mengikuti perintah.
  • Dapat mengulangi kembali dan menirukan nada, perubahan, dan warna suara.
  • Merasa kesulitan untuk menulis dan lebih suka mengucapkan secara lisan.
  • Berbicara kepada diri sendiri ketika mempelajari hal baru.
  • Lebih senang diskusi di dalam kelompok daripada bekerja sendiri.

Kinestetik

Gaya belajar kinestetik adalah gaya belajar yang lebih mudah menyerap informasi dengan bergerak, berbuat, dan menyentuh sesuatu yang memberikan informasi tertentu agar ia bisa mengingatnya. Siswa kinestetik cenderung mengingat informasi dengan melaksanakan sendiri aktivitas belajarnya.

Karakteristik Gaya Belajar Kinestetik :

  • Berbicara dengan perlahan.
  • Ekspresif dan penuh gerak jika berbicara atau berinteraksi.
  • Sulit mengingat peta kecuali jika dirinya pernah berada di tempat itu.
  • Menghafal dengan cara berjalan dan melihat.
  • Menggunakan jari sebagai petunjuk saat membaca.
  • Tidak dapat duduk diam untuk waktu yang lama.
  • Kemungkinannya tulisannya jelek.
  • Selalu berorientasi pada fisik dan banyak bergerak.
  • Ingin melakukan segala sesuatu.
  • Cenderung menggerakkan ataupun memainkan apapun yang ada di dekatnya.